Bahasa C - Modul dan Perpustakaan

Modul dalam program C sangat membantu untuk memudahkan proses validasi sebelum bisa digabungkan dalam aplikasi yang lebih besar. Sedang librari atau perpustakaan merupakan kumpulan perangkat lunak dan kode sumber, atau format kode yang dikompilasi terlebih dahulu.

Anda bisa membuat perangkat lunak perpustakaan dengan membuat modul yang biasanyan terdiri atas dua file. File pertama adalah implementasi c file dan file lainnya adalah header. File c tidak dapat di akses langsung melainkan harus terkait dalam file header.

Header berisi deklarasi fungdi, tipe data, struktur, bahkan makro. Anda harus membuat beberapa baris khusus di bagian atas dan bawah file header. Ini biasanya termasuk arahan #ifndef, #define, dan #endif khusus, yang berisi seluruh isi file di antara pernyataan-pernyataan ini.

ifndef digunakan dengan memeriksa apakah token yang disertakan sebelumnya melalui #defined. Jika tidak bisa di cari antara kode #else atau, jika tidak ada #else, pernyataan bisa di tutup #endif. #ifndef sering digunakan untuk membuat file header dengan mendefinisikan token dan mencegah deklarasi ganda.

File implementasi

Terdiri atas definisi dari c file.

modul_contoh.c

#include modul_contoh.h
char memory_awal(char * sumber, int panjang)
int k;
for (k=0, k<panjang, k++){
  *sumber++ = 0;
}


File header

File ini terdiri atas deklarasi, fungsi dan makro.

modul_contoh.h

#ifndef __MEMORY_H__
#define __MEMORY_H__

char memory_awal(char * sumber, int panjang);

#endif

Header file bisa di akses secara umum. ifndef fungsi diatas sangat berguna sebagai pengaman dari duplikasi. Di samping ifndef, pengarah #pragma juga sering di gunakan. Namun tidak semua kompiler dapat menerima #pragma sehingga pada umumnya #ifndef lah yang digunakan.