Bahasa Python - Nilai Hasil Pengembalian

Seringkali fungsi akan mengambil argumennya, melakukan komputasi, dan mengembalikan nilai yang akan digunakan sebagai value pada function call dalam calling expression. return keyword digunakan untuk ini. Statemen return biasanya digunakan untuk mengembalikan value kepada bagian program yang memanggil fungsi.

Oke sekarang kita melihat statement float() atau statement input, kita lihat ada input dalam tanda kurung sama dengan x.

X = input(…)

Jadi maksudnya disitu kita menugaskan sesuatu dalam tanda kurung. Nah disini, dalam suatu fungsi kita sebagai penulis program dapat menentukan residual value lewat return statement.Pada dasarnya meskipun ini benar-benar fungsi yang sepele, tidak memiliki parameter, pernyataan kembali atau return statement melakukan dua hal yaitu menghentikan fungsi dan melompat ke baris berikutnya, kemudian yang kedua menentukan residual value. Kita lihat contoh berikut:

def greet():
    return "Halo"
print(greet(), "Python")
print(greet(), "Indonesia")

Hasilnya:

Halo Python
Halo Indonesia

Jadi dengan mengatakan return, maka akan memanggil pernyataan yang dibuat sebelumnya pada fungsi def tadi, perintah print(greet(),… akan menjalankan kode dan fungsi

def greet():
    return "Halo"

akan mengirim pernyataan tersebut ke print(greet(),…Run greet dan mencetak hasilnya. Inilah yang dimaksud sebagai residu value. Jadi sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama_fungsi nya lalu terdapat return yang diletakkan dalam tubuh fungsi dimana statement return ini menandakan akhir dari pemanggilan fungsi dan akan mengirimkan suatu nilai balik kepada program yang memanggil fungsi tersebut. Statemen return bersifat opsional, artinya jika sebuah fungsi tidak memiliki statemen return, maka sebuah fungsi tidak akan mengembalikan suatu nilai apapun. Kemudian dengan statemen print yang menjadi isi dari tubuh fungsi lalu kita memanggil fungsi greet() kita gunakan perintah.

Ini satu contoh lagi di mana kita menggunakan argumen dan return value:

def greet(lang):
    if lang == 'id':
        return 'Selamat Pagi'
    elif lang == 'fr':
        return 'Bonjour'
    else:
        return 'Hello'

print(greet('id'),'Python')
print(greet('fr'),'Python')
print(greet('en'),'Python')

Hasilnya:

Selamat Pagi Python
Bonjour Python
Hello Python

Nah bagaimana jika kita memiliki lebih dari satu parameter seperti misalnya saya ingin dua parameter. Jadi first parameter dan selanjutnya parameter kedua. Jadi kita dapat mendefinisikan lebih dari satu parameter dalam fungsi def. Kita cukup menambahkan lebih banyak argumen ketika kita memanggil fungsi dan akan mencocokkan nomor dan urutan argumen dan parameter. Perhatikan contoh berikut:

def addtwo(a,b):
    added =  a+b
    return added

x = addtwo(3,5)
print(x)

Hasilnya adalah 8

Jadi diatas kita buat suatu fungsi def, kemudian dalam suatu panggilan, katakannlah x, parameter kita masukkan 3 dan 5. Jadi mudah, jumlah dan urutan parameternya sama dalam fungsi. Kita hanya menambahkan dua angka ini bersama-sama, membuatnya menjadi variabel lokal, dan kemudian return. Jadi 8 hasil dari send back panggilan x.

Jadi kesimpulannya ini bisa ada pakai gunakan ketika membuat suatu fungsi dalam pemrograman dan disini hanya sebagai pengenalan untuk memberikan anda pemahaman.