CSS - Aksesibilitas Navigasi

Hai, selamat datang kembali diweb kami. Pada materi kali ini kita akan berbicara tentang aksesibiltas navigasi web. Lho, pasti anda berpikir bahwa materi kita di kategori ini kebanyakan membahas tentang CSS bahwa, iya betul. Namun disini sebenarnya saya juga ingin mengingatkan anda tentang hal yang berkaitan dengan materi kita, yang perlu Anda pikirkan saat Anda menata halaman. Navigasi, materi yang baru kita pelajari, ternyata benar-benar punya aspek penting dari aksesibilitas. Jika orang tidak dapat mengakses navigasi laman Anda dan mendapatkan konten yang benar-benar mereka butuhkan, maka anda benar-benar baru saja menyia-nyiakan waktu mereka, dan juga waktu anda sebenarnya ketika merancang web. Anda sudah berpikir keras menciptakan web yang “sempurna” bagi user anda namun tidak bagi mereka.

Website ibaratnya sebagai asset anda, dan user anda juga adalah asset. Kualitas website bisa sangat ditentukan oleh kemudahan navigasinya. Memudahkan mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan itulah tugas anda dalam mendesain web. Karena Mereka tahu apa itu kotak pencarian. Mereka tahu di mana terdapat iklan. Di mana navigasi utama. Dan tahu dimana konten yang bermanfaat atau konten utama bisa mereka dapatkan. Nah jika anda membuat web dengan Navigasi yang Tidak User-Friendly, apalagi untuk pengguna-penglihatan yang buta atau rendah, dan pada pengkodean halaman yang benar secara berurutan, mereka mungkin tidak bisa mendapatkan info ingin mereka dapatkan.

Maka aksesibiltas navigasi bukan hanya tentang kemampuanncoding yang tepat, tetapi ada banyak masalah style yang Anda butuhkan untuk dipikirkan ketika Anda melakukan ini. Navigasi yang terstruktur sangat berguna membantu user mengakses informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan mudah. Maka menu navigasi yang sederhana sebenarnya sangat dianjurkan dibanding menu dengan berbagai modifikasi.

Perhatikan judul halaman anda. Pastikan bahwa judul dari navigasi baik itu kategori, tag, bisa memungkinkan pengguna mengetahui bagaimana isi halaman atau konten dari judul. Penempatannya pun harus tepat, yang dapat memungkinkan user ketika sudah di layar mereka masing-masing lansung bisa paham bahwa apakah itu tautan navigasi yang nampak di web anda atau hanya sekedar style saja. Saya pikir Anda bisa mencoba dengan berkunjung ke situs-situs yang terasa membuat anda seperti harus pergi ke satu laman dan kemudian mengikuti laman yang lain yang tidak sesuai dengan info yang dibutuhkan. Itu sangat menjengkelkan dan menjengkelkan. Jadi kami ingin anda memastikan itu kepada anda, agar pembaca layar dan pengguna lain tidak sibuk dengan tautan tidak jelas. Anda harus memberikan informasi yang baik dalam deskripsi tautan itu.

Salah satunya saya pikir, banyaknya item navigasi justru bukanlah hal yang bagus. Gunakan maksimal lima item navigasi pada halaman anda sehingga fokus user tidak terpecah yang membuat mereka bisa melewatkan informasi penting yang mereka cari di website. Style yang sarankan coba buat Anda model menu drop-down untuk memberikan tautan ekstensi pada menu.

Aksesibiltas juga sangat bagus untuk SEO, cobalah buat hierarki pos yang tepat. Struktur dalam web juga penting, jadi Anda tidak harus memiliki judul H3 sebelum Anda memiliki judul H2. Ketika anda memiliki satu pos H1, Anda tidak harus melompat dari H2 ke H4. Dengan Karena itu Anda akan menemukan beberapa tumpang tindih dalam SEO dan aksesibilitas:

  • Semantik HTML.
  • Judul dan struktur halaman
  • Teks alt dalam gambar.
  • Teks dalam tautan.
  • Judul Halaman
  • Transkrip video dan audio.

Saya membayangkan memiliki judul H1, kemudian di halaman tersebut, terbagi lagi menjadi tiga bagian. Jadi Masing-masing bagian memiliki lagi sebuah pos H2di dalamnya. Maka struktur semacam ini sangat penting bagi user buta yang hanya mengandalkan teknologi pembacaan web. Mereka akan tahu mana topic utamanya mana konten turunan.

Hal lain yang bisa Anda pikirkan yang bisa membantu navigasi, adalah ide judul di luar halaman ini. Ini berguna ketika Anda ingin memberi pengguna pembaca layar semacam bantuan navigasi.

Buatlah laman web yang bisa mendukung tampilan mobile. Desain yang responsif, dapat diakses dengan mudah di berbagai perangkat. Kebanyakan pemilik web hanya mengutamakan tampilan website dalam versi desktop. Dengan focus pada desain taampilan website untuk versi mobile, Anda dapat menciptakan pengalaman browsing pada mobile yang jauh lebih baik, sebab sebagian besar pengguna internet lebih sering mengakses konten menggunakan smartphone.

Jadi, saya hanya meninjau, mari berpikir tentang apa yang telah kami pelajari hari ini. Ketika Anda selesai membuat halaman Anda, tidak cukup untuk terlihat bagus. Anda harus berpikir tentang betapa mudahnya jika anda membuat aksesibilitas navigasi halaman Anda. Pikirkan tentang apa yang akan terjadi jika warnanya tidak ada, atau jika seseorang hanya bisa menavigasi ke halaman Anda dengan mouse. Ketika Anda merencanakan halaman Anda, pastikan Anda merencanakan untuk semua orang. Gunakan judul dengan sangat baik. Manfaatkan baik-baik teks tautan. Dan pastikan bahwa Anda memberi orang alat yang mereka butuhkan untuk menavigasi halaman Anda dengan sukses. Terima kasih.