Sekuriti - Manfaat Sistem

Pada pelajaran kali ini kita akan mempelajari tentang elemen-elemen manfaat sistem dan bagaimana mengukurnya. Manfaat sistem bagi manusia adalah inti dari dibuatnya sistem tsb. Ada 5 faktor utama dari manfaat yang bisa menjadi pertimbangan yaitu kecepatan, efisiensi, dapat dipelajari, dapat diingat dan preferensi pengguna. Ada kemungkinan sistem bisa memiliki faktor-faktor diatas akan tetapi akan sulit menemukan semuanya dalam satu sistem. Manfaat adalah satu alat untuk mengukur dan memahami bagaimana mudahnya manusia dalam menggunakan sistem.

/photo/computer-content-control-270700/

Dalam membuat sistem kita menginginkan kelima faktor diatas terpenuhi, namun akan ada keputusan-keputusan atau pertimbangan untuk kemudian mengorbankan salah satunya atau membuat salah satu atau beberapa faktor bekerja minimal. Mari kita mulai membahas satu persatu faktor diatas.

Kecepatan adalah seberapa cepat pengguna bisa menyelesaikan tugas dgn sistem, biasanya kecepatan diukur dengan satuan waktu (time), jadi untuk mengukur kecepatan kita mengasumsikan bahwa pengguna bekerja dengan maksimal dengan potensi kesalahan yang minimal bahkan zero. Sebagai contoh mari kita lihat perbedaan kecepatan seseorang log in ke hp dengan menggunakan finger print (sidik jari) dan yang lainnya menggunakan 4 kode nomor. Menurut anda siapa yg cepat bisa masuk? Tentu saja… pengguna yang menggunakan finger print lebih cepat dengan waktu 1 detik, sementara yang menggunakan kode nomor membutuhkan 4 detik atau lebih itupun jika tidak ada kesalahan penginputan nomor.

Efisiensi adalah kemampuan sistem untuk meminimalkan kesalahan, jadi pengguna bisa menyelesaikan tugas dengan cepat akan tetapi kemungkinan error juga ada bisa jadi malah banyak. Terkadang akan ada pilihan antara kecepatan dan efisiensi dan kita harus memilih yg mana yg kita prioritaskan. Sebagai contoh kecepatan normal manusia dalam mengetik adalah 60 kata per menit, namun itu bisa ditingkatkan menjadi 120 kata per menit. Namun dengan meningkatkannya akan mengorbankan efisiensi dimana mungkin kesalahan penginputan juga akan bertambah. Jadi peningkatan kecepatan akan mengurangi efisiensi. Contoh lainnya adalah ketika akan membuka hp dengan kode 4 nomor tadi, ketika anda membuka hp dengan kecepatan normal maka mungkin dengan sekali input kode maka hp anda akan terbuka, tapi ketika anda mempercepat penginputan kode tsb maka mungkin akan terjadi kesalahan penginputan nomor kode hp anda. Akan sama kasusnya ketika anda menggunakan sidik jari, kalau anda terburu-buru maka kemungkinan sidik jari anda tidak terbaca juga besar.

Dapat dipelajari (learnability), adalah kemampuan sistem untuk bisa dipelajari dengan mudah oleh pengguna, bisa diukur saat pertama kali pengguna menggunakan sistem, apakah dia mengalami kebingungan atau dengan mudahnya bisa mengetahui fitur-fitur dalam sistem tersebut. Di HP model sekarang, ketika anda tidak melakukan apa-apa dalam beberapa saat maka hp anda otomatis akan mengunci layar dan anda dipersilahkan untuk membuka hp dengan kode yang sudah anda buat. Hal itu sudah biasa dan tidak perlu instruksi untuk menyuruh anda melakukan ini dan itu untuk membuka hp.

Memorability atau gampang diingat, adalah bagaimana pengguna bisa dengan gampangnya mengingat fitur-fitur dalam sistem. Jadi walaupun pengguna dalam beberapa saat berhenti menggunakan sistem lalu kemudian kembali, dia tetap bisa mengingat bagaimana menggunakan sistem tsb tanpa perlu mempelajari ulang lagi. Kita berikan contoh tentang ingatan sistem ini yaitu kemudahan dalam aplikasi word, biasanya ketika akan mengetik sebuah kalimat, terlebih dahulu kita akan mencari jenis font mana yang cocok kita pakai, kita akan menelusuri jenis-jenis font dst sampai kita menemukan font yang cocok, namun jangan tanya apa nama jenis font nya, kita tentu tidak akan dengan mudah mengetahui nama jenis font nya, tapi kita akan dengan mudah mengingat font yang kita suka dengan melihat tampilan font yang dimunculkan dilayar monitor.

Dan pertimbangan terakhir adalah user preference atau kesukaan pengguna, kita bisa membangun sistem yang mengandalkan kecepatan, efisien, mudah dipelajari dan gampang diingat akan tetapi belum tentu sistem itu disukai oleh pengguna.

Pertanyaan berikutnya untuk kelima faktor ini adalah bagaimana membuat ukuran-ukuran yang tepat? Untuk kecepatan bisa kita ukur dengan seberapa cepat sistem membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan, efisiensi juga bisa kita ukur dengan seberapa minimal kesalahan yang terjadi, namun bisa saja kesalahan pengetikan yang kecil tidak berakibat apa-apa tapi juga bisa mengakibatkan matinya sistem. Namun bagaimana mengukur learnability, memorability dan user preference? Apa ukuran standarnya?

Untuk learnability, Kita bisa mengukur dengan menggunakan grafik untuk melihat bagaimana pengguna melakukan login, untuk login pertama kali menggunakan waktu 5-10 detik, login kedua sisa 5 detik, login berikutnya semakin berkurang dan akhirnya pada waktu tertentu, login user akan memakan waktu yang tidak berubah.

Untuk memorability, kita bisa mengukur dengan bagaimana pengguna menggunakan beberapa fitur untuk kali pertama, setelah itu kita berhenti sejenak, lalu kembali meminta pengguna menggunakan fitur yang sama, kita akan melihat perbandingan antara pemakaian pertama, kedua dan seterusnya sampai kepada pengguna sdh mampu menggunakan sistem dengan ingatan sendiri.

Dan yang terakhir ukuran untuk user preference, apakah sistem ini disukai oleh pengguna anda, anda dapat menyebarkan kuisioner atau survei kepada semua atau dengan sebagian pengguna anda, meminta mereka mengisi beberapa pertanyaan yang terkait seberapa sukanya mereka dengan sistem anda, anda bisa menggunakan skala 1-5 atau 1-10, anda juga bisa melakukan wawancara langsung dengan pengguna anda. Dan sedapat mungkin meminta mereka memberikan saran untuk pengembangan sistem anda.