IT - Karakter Kode

Masih ingat pelajaran kita sebelumnya bahwa komputer dalam byte hanya mengerti angka biner yaitu angka 1 dan 0 yang artinya ada sebanyak 256 kemungkinan nilai. Pada pelajaran kali ini akan kita bahas tentang 256 nilai ini bisa merepresentasikan huruf, angka, dan emoji. Semuanya menjadi bisa dengan adanya character encoding (pengkodean karakter). Pengkodean karakter digunakan untuk mengubah bilangan biner menjadi karakter yang bisa dibaca manusia. Tentu kita tidak akan mau dan mampu membaca bilangan biner dalam program word atau aplikasi lainnya dalam komputer kita, anda bisa mengatakan bahwa pengkodean karakter sebagai sebuah rumus. Standar Karakter yang paling tua adalah ASCII yang diwakili oleh alfabet, digit dan tanda baca. Sebagai contoh huruf a dalam ASCII bisa direpresentasikan dengan 01100001 dalam bilangan biner. Yang uniknya bahwa ASCII Cuma menggunakan 128 nilai dari 256 nilai yang tersedia. Kenapa hanya 128, karena ASCII dibuat di amerika untuk mengakomodir semua karakter yang dalam bahasa inggris yang jumlahnya 128.

photo/photo/photo-of-green-data-matrix-1089438

Namun seiring dengan semakin kompleksnya dan bertambahnya huruf dan bahasa yang harus direpresentasikan maka jumlah 256 ini sudah tidak cukup. Muncullah kemudian UTF-8, UTF-8 adalah satu model pengkodean karakter dengan lebar variabel tertentu (variable-width encoding) yang mewakili setiap karakter komputer (character) dalam himpunan karakter Unicode. UTF-8 tetap menggunakan ASCII untuk 128 karakter pertama, UTF-8 dapat dikatakan sebagai generasi terakhir dari sistem encoding UTF, sebelumnya ada UTF 16 dan UTF 32. UTF-8 bisa merepresentasikan sebanyak 1.112.064 karakter, angka ini sudah cukup untuk merepresentasikan semua bahasa didunia termasuk bahasa jepang, korea, cina, india dan seterusnya.

it1 it2 it3 it4 it5 it6 it7 it8 it9 it10 it12 it13 it14 it15

Sekarang setelah kita membahas sedikit tentang pengkodean karakter dengan ASCII dan terakhit UTF-8, maka bagaimana dengan pengkodean warna, mari kita kembali kepada 3 warna dasar yaitu RGB (Red Green dan Blue). Tentu kita pernah mempelajari di sekolah kan, bagaimana 3 warna ini ketika dicampur akan menghasilkan warna lainnya. Nah komputer juga menggunakan prinsip yang sama untuk menghasilkan warna. RGB direpresentasikan dengan angka 0 dan 1 dan dengan kombinasi RGB muncullah warna sebagaimana yang kita lihat di komputer sekarang.